Hidup Adalah Tugas Berat

Hidup adalah sebuah tugas. Tuhan ingin melihat seberapa bertanggung jawab dan seberapa setianya serta seberapa dapat dipercayanya kita saat ini, dalam mengemban tugas yang Tuhan percayakan kepada kita.

Galatia 1:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain

Begitu mudahnya seorang murid Kristus atau umat Tuhan mengundurkan diri dan lari dari pelayanan hanya karena tidak tahan dengan proses dan gesekan, padahal semua itu terjadi hanya karena kurangnya komunikasi, ada pula orang yang mengundurkan diri karena ambisi, tidak sabaran menanti waktunya Tuhan, seperti bawa kendaraan saja main salip.

Ibrani 10:38-39 Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya, tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.

Ingatlah!, apapun alasannya Tuhan tidak berkenan pada orang orang yang mengundurkan diri, sebab Dia adalah Allah yang setia, itulah sifat asli dari Allah yang seharusnya menurun dalam diri kita.

1 Petrus 3:15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.

Hampir lebih dari 90% orang orang yang tidak setia ini pada akhirnya tidak pernah menjadi apa apa, bahkan keadaan dan kondisinya menurun baik secara rohani dan jasmani.

Lukas 16:10 “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Pembentukan karakter dan integritas dimulai dari hal kecil dan sederhana, seberapa lama proses ini berjalan tentunya terserah Tuhan, Sang Pemilik Kebun Anggur, kita semua hanya pelayan pelayanNya, yang penting tetaplah setia.

Roma 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Tidak dapat disangkal, menjadi pelayan Tuhan penuh dengan penderitaan, kita mengorbankan waktu, tenaga bahkan harta kita, bukan dihargai dan diberi penghormatan malah dikecam dan dilecehkan, padahal jika kita renungkan bahwa semua itu hanyalah ujian agar kita bisa naik tingkat.

Roma 8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Tuhan sedang mengawasi dan memperhatikan, Dia tidak sedang menghukum kita dengan penderitaan, Dia sedang menguji kesetiaan kita, seberapa besar tanggung jawab kita, Dia ingin mempercayakan sesuatu yang lebih besar kepada kita, jalani saja dengan setia dan ucapan syukur karena Tuhan telah memberikan kekuatan dan kemampuan pada kita menjadi hambaNya.

Lukas 17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”

Akhirnya jadilah umat Tuhan yang rendah hati, sabar, tekun dan setia, miliki karakter Kristus sekarang juga, maka perkenanan Allah pasti turun atas semua kita.

Tuhan Yesus Memberkati.