Amsal 16:32. Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.
Pernahkah melihat keledai diikatkan pada seekor kuda liar, lalu keduanya dilepas di padang belantara. Sang kuda liar mengamuk, menyeret keledai kecil tersebut dan melemparkan kesana kemari seperti kantong makanan ternak.
Karena tidak berhasil melepaskan diri dari keledai, kuda liar merasa lelah dan putus asa. Di saat itulah hewan yang lamban dan sabar ini, achirnya bisa menjadi pemimpin atas hewan yang lebih kuat, cepat dan gesit tersebut.
Terjadilah perubahan. Kuda liar yang awalnya menyeret dan membanting keledai kecil itu, setelah beberapa waktu kini jadi penurut bahkan gantian sang keledai yang menyeretnya dalam perjalanan pulang kembali ke peternakan.
Beberapa hari kemudian keduanya terlihat kembali ke area peternakan. Keledai kecil tersebut kelihatan terlebih dahulu berjalan didepan sambil menyeret kuda liar yang sudah jinak itu.
Kesabaran dan ketekunan pada achirnya cenderung dapat memutar balikkan keadaan. Orang yang sabar, tekun dan pekerja keras, walau pernah mengalami hinaan atau dilecehkan oleh mereka yang lebih kuat, achirnya akan mencapai lebih banyak.
Bersikap sabarlah dalam menghadapi hinaan dan tekanan dari orang lain. Ketika ego tersakiti dan harga diri seolah dibanting dengan keras, bertahan serta terus bersabar, karena pemenang sejati adalah orang yang mampu bertahan hingga akhir.
God Bless.
