Menabur Kebaikan Kepada Sesama (Sebuah Renungan)

Mazmur 37:3a – Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik.

Ketika sedang menggarap lahannya, seorang petani miskin di Skotlandia sayup-sayup mendengar teriakan minta tolong. Penasaran dengan teriakan itu, sang petani segera berlari menghampiri seorang anak kecil yang hampir tenggelam di danau tepat asal suara tersebut.

Nama petani tersebut adalah Hugh dan dengan cekatan ia segera menarik keluar anak itu ke pinggiran danau. Kemudian setelah merawat bocah tersebut hingga dapat berjalan kembali dan pulang, ia pun melanjutkan pekerjaannya menggarap lahan pertanian.

Sesampai di rumah, anak tersebut lalu bercerita tentang kejadian tersebut kepada ayahnya yang ternyata seorang bangsawan. Dan keesokan harinya sang ayah pergi menemui Hugh untuk memberi sejumlah uang imbalan sebagai ucapan terima kasih, serta menawarkan agar gubuk tuanya diganti rumah baru.

Namun Hugh menolak tawaran dan pemberian itu, karena menurutnya menolong orang lain adalah sebuah kewajiban. Ketika tawarannya ditolak, bangsawan itu melihat Alexander putra Hugh sedang berlari menghampiri mereka.

Bangsawan itu pun meminta agar diizinkan merawat dan memberikan pendidikan kepada Alexander. Dengan alasan agar kebaikan hati Hugh yang sangat besar karena menolong anaknya akan diwarisi oleh Alexander.

Hugh tidak dapat menolak tawaran itu, Alexander pun mendapat pendidikan berkat bantuan sang bangsawan. Beberapa tahun kemudian, anak yang bernama lengkap Alexander Fleming tersebut akhirnya menjadi seorang farmakolog, biolog dan botanist yang menemukan penisilin.

Tuhan bekerja sesuai dengan firman-Nya, setiap kebaikan dan kebenaran yang ditabur manusia tidak akan pernah kembali dengan sia-sia. Hugh ayah Alexander telah menabur benih dalam kehidupan anak bangsawan dan menghasilkan kembali berlipat ganda.

Tabur benih kebaikan dan kebenaran dalam kehidupan. Jangan pikirkan imbalan atau hasil yang akan dituai, biarlah itu menjadi urusan Tuhan, lakukan bagian kita dengan setia, maka Tuhan akan melakukan bagian-Nya juga.

God Bless.