Rumah bukan hanya sebuah tempat, tetapi itu adalah perasaan.
Lukas 2:49 Jawab-Nya kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?”
Setiap orang percaya harus memiliki rumah, yang pertama rumah tinggal, yang kedua rumah ibadah, yang ketiga rumah di Surga.
Galatia 6:7-8 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya, sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.
Dirumah tinggal kita bertumbuh secara jasmani sedang dirumah ibadah kita bertumbuh secara rohani, sebagai persiapan agar kelak kita bisa tinggal dirumah yang kekal di Surga.
Rumah tinggal disediakan oleh orang tua kita, sedang rumah ibadah di sediakan Tuhan untuk kita belajar bertumbuh secara rohani, tempat kita menabur berbagai kebajikan sambil melakukan Firman Tuhan dalam hidup kita.
Galatia 6:9-10 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah, karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.
Saudaraku jangan pernah kendor untuk melayani Tuhan di rumah Tuhan yaitu gerejaNya, beribadahlah dengan segenap hati, lakukan semuanya dengan hati yang tulus ihklas dengan segenap perasaan seperti untuk Tuhan.
Lukas 2:50-51 Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka, lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka, dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya.
Walaupun dalam beribadah kita sering tidak mengerti, jangan pergi dan keluar dari tempat ibadah, tetaplah setia dengan tekun, ketahuilah otak kita besarnya hanya sekepal tangan, jadi bagaimana kita bisa mengenal Allah yang Maha Besar.
Yohanes 6:60 Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: “Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?”
Bertumbuhlah secara dewasa, karena hanya orang dewasa yang sanggup mengunyah makanan keras, jangan hanya ingin susu saja, hanya ingin dilayani bukan melayani, ini saatnya kita berubah.
Yohanes 6:64 Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya.” Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.
Jangan tinggalkan iman karena semangkuk kacang merah, jangan bikin alasan karena kita sibuk lalu meninggalkan ibadah, carilah Tuhan selama Dia berkenan ditemui.
Yohanes 6:66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.
Sejak covid sampai hari ini banyak murid murid galau dan bimbang, dengan alasan takut tertular mereka hanya ibadah online, padahal dalam kehidupan sehari hari mereka sudah pergi kemana mana, ke Mal, ke Cafe, tempat rekreasi dan lain sebagainya, ibadah ditinggalkan dengan banyak alasan.
Ibrani 10:38 Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.”
Jangan bohongi Tuhan dengan berbagai alasan, Dia Maha Tahu, ingatlah apa yang kita tabur akan kita tuai.
Ibrani 10:39 Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.
Puji Tuhan, kita bukanlah orang orang yang mengundurkan diri, tetap setia dan komitmen beribadah dan melayani Tuhan, sampai kita pulang kerumah Bapa yang kekal.
Tuhan Yesus Memberkati
