[RENUNGAN Sabtu, 29 Mei 2021]
Dalam nats ini kita diajarkan dalam cerita Yesus membersihkan Bait Suci di Yerusalem dari pedagang-pedagang hewan persembahan. Ini dilakukan-Nya karena kecemaran yang terjadi di dalamnya.
Bukan hanya menjadi kotor oleh binatang-binatang yang diperjualbelikan, melainkan juga bisnis kotor yang terjadi di dalamnya.
Namun kedatangan Yesus membersihkan Bait Allah dari kecemaran ini mendapat tanggapan negatif dari orang-orang Yahudi. Alih-alih berpihak kepada Yesus dan membantu-Nya menjunjung tinggi kehormatan Bait Suci, dengan berani mereka menentang tindakan Yesus.
.
Ajaran Yesus adalah kebenaran dari Allah dan tindakan-Nya adalah perwujudan kasih yang menuntun umat kepada Allah. Dengan demikian Yesus semestinya menjadi batu landasan bagi orang percaya. Malangnya umat kadang merasa kehadiran Yesus tak lebih dari batu sandungan yang membatasi dan menghalangi mereka mengumbar nafsu duniawi. Karena itu mereka lebih senang menentang dan menantang Yesus beserta ajaran-Nya. Bagaimana dengan kita? Adakah Yesus menjadi batu landasan, atau malah batu sandungan?
.
* * * * *
YESUS ADALAH BATU LANDASAN BAGI ORANG PERCAYA,
JANGAN SAMPAI KITA MEMANDANG-NYA SEBAGAI BATU SANDUNGAN.
* * * * *
Amin untuk Renungan Hari ini 😇
_____________________________
Thanks, Gbu us 😇
