Nikmati Proses Kehidupan Sambil Mengucap Syukur

Jika mau berbahagia!, belajarlah merelakan, kemudian berhentilah menjadi orang yang perfeksionis, lalu nikmati saja proses kehidupan yang sedang berjalan, sambil mengucap syukur.»IHT«

Roma 12:16 Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!

Hidup itu sebenarnya sederhana, kita sendirilah yang membuatnya menjadi rumit, jangan perfeksionis, menuntut perkara perkara yang tinggi, terhadap pasangan, teman dan siapa saja, sehingga kita ditinggal banyak orang alias hidup sendirian.

Yesaya 32:14 Sebab purimu sudah ditinggalkan dan keramaian kotamu sudah berubah menjadi kesepian. Bukit dan Menara sudah menjadi tanah rata untuk selama-lamanya, menjadi tempat kegirangan bagi keledai hutan dan tempat makan rumput bagi kawanan binatang.

Sehebat dan sekaya apapun kita, mana enak hidup sendiri dan kesepian, kesana kemari kita ditinggal oleh orang banyak, oleh pasangan, oleh keluarga dan oleh siapa saja kita tersingkir.

Yeremia 48:29-30 Kami telah mendengar tentang keangkuhan Moab, alangkah angkuhnya dia, tentang kesombongannya, keangkuhannya dan kecongkakannya, tentang tinggi hatinya, Aku ini kenal kepongahannya, demikianlah firman TUHAN, tidak benar cakapnya, dan tidak benar perilakunya.

Apa yang kita banggakan dan sombongkan? hidup ini singkat jangan jadi pongah akan keberhasilan hidup, lalu seenaknya kita menilai orang lain jauh lebih rendah derajatnya dari kita!

Pengkhotbah 7:16 Janganlah terlalu saleh, janganlah perilakumu terlalu berhikmat; mengapa engkau akan membinasakan dirimu sendiri?

Dalam dunia yang majemuk ini sebenarnya keluarga dan masyarakat tidak pernah menuntut secara berlebihan, jangan pernah pasang tarif terlalu tinggi, padahal harga kita tidak seberapa!, jalani saja hidup ini seadanya, maka kita akan lebih bisa menikmati hidup ini.

Tuhan Yesus Memberkati. Amin